Memasang bata tempel sering dianggap pekerjaan berat: harus mengaduk semen, menyiapkan pasir, dan membersihkan ember serta alat setelahnya. Padahal sekarang ada cara yang jauh lebih sederhana.
Lem bata tempel modern seperti Power Stone dari Mughni Adhesive hadir dalam botol siap pakai. Buka tutup, buka seal, oleskan, lalu tempel. Tidak ada adukan, tidak ada takaran air, dan tidak perlu tukang khusus.
Artikel ini membahas cara memilih perekat bata tempel, kelebihan lem perekat bata tempel siap pakai, dan langkah pemasangan yang benar supaya hasilnya rapi dan awet.
Apa Itu Lem Bata Tempel?
Lem bata tempel adalah bahan perekat yang dipakai untuk menempelkan bata ekspos (bata tempel) pada dinding. Ada yang menyebutnya perekat bata tempel, ada pula lem perekat bata tempel. Ketiganya merujuk pada hal yang sama.
Tugasnya menahan bata tetap menempel di dinding dalam jangka panjang, sekaligus mempermudah proses pemasangan.
Cara Lama vs Perekat Siap Pakai

Banyak orang masih menempel bata tempel dengan adukan semen dan pasir. Cara ini bisa berhasil, tetapi ada beberapa kerepotan:
- Harus diaduk dulu, dan takaran yang tidak konsisten memengaruhi kekuatan rekat.
- Kotor dan berantakan. Ada ember, sisa adukan, dan area kerja yang harus dibersihkan.
- Sisa adukan tidak bisa disimpan. Adukan yang tidak terpakai akan mengeras dan terbuang.
- Cenderung butuh tukang berpengalaman agar hasil menempelnya rata dan minim rongga.
Perekat siap pakai dalam kemasan botol menghilangkan sebagian besar masalah tersebut.
Kenalan dengan Lem Perekat Power Stone

Power Stone adalah lem perekat dari Mughni Adhesive yang dapat digunakan untuk merekatkan:
- Bata tempel
- Batu alam
- Keramik
- Batu artificial
Karena satu produk bisa dipakai untuk beberapa material, Anda tidak perlu menyiapkan banyak jenis perekat untuk satu proyek yang memadukan bata tempel, batu alam, dan keramik.
Kelebihan Power Stone
1. Kemasan botol, langsung pakai.
Cukup buka tutup dan seal botolnya. Perekat sudah siap dipakai tanpa proses pencampuran.
2. Tanpa aduk, minim kotor.
Tidak perlu ember, pengaduk, atau takaran air. Area kerja lebih bersih dan waktu persiapan jauh lebih singkat.
3. Ringan dan mudah dibawa.
Berat per botol sekitar 600 gram, jadi tidak melelahkan saat dibawa naik ke lantai atas atau dipakai sepanjang hari.
4. Sisa bisa disimpan.
Kalau perekat masih tersisa, tutup botol dengan rapat dan simpan untuk pemakaian berikutnya. Tidak ada adukan yang terbuang sia-sia.
5. Siapa pun bisa memakainya.
Tidak perlu tukang khusus. Pemilik rumah yang ingin memasang bata tempel sendiri di dinding pun bisa mengerjakannya dengan mengikuti langkah yang tepat.
Cara Memasang Bata Tempel dengan Power Stone

1. Siapkan dinding dan bata.
Pastikan permukaan dinding bersih dari debu, minyak, dan kotoran, serta cukup kering. Siapkan bata yang akan dipasang.
2. Buka botol.
Buka tutup, lalu buka seal pada mulut botol.
3. Lapisi bata dengan Power Stone.
Oleskan perekat pada bagian belakang bata sampai menutup permukaan tempel dengan baik.
4. Tempelkan bata ke dinding.
Tekan bata pada posisinya dan rapikan susunan serta jarak antar bata.
5. Tunggu sampai perekat bekerja.
Perekat ini tidak langsung kering seketika. Daya rekat awal terbentuk minimal sekitar 1 jam, dan daya rekat maksimal tercapai sekitar 12 jam. Beri waktu ini sebelum menyentuh atau membebani bata.
6. Lapisi dengan coating (opsional).
Setelah bata menempel sempurna, permukaan bata dapat dilapisi coating untuk menambah perlindungan dan menjaga tampilan.
7. Tutup rapat botol.
Jika masih ada sisa, tutup botol dengan rapat agar bisa dipakai lagi.
Tips Agar Hasil Pemasangan Maksimal

- Bersihkan dinding lebih dulu. Debu dan minyak melemahkan daya rekat.
- Beri waktu perekat bekerja. Jangan terburu-buru memberi beban atau melakukan finishing sebelum waktu perekatan tercukupi.
- Rapikan posisi bata sejak awal. Karena perekat tidak langsung mengering, Anda masih punya waktu singkat untuk merapikan susunan.
- Simpan botol dengan benar. Pastikan tutup benar-benar rapat setelah dipakai.
- Lindungi dengan coating. Terutama untuk area yang terkena hujan atau kotoran.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu lem bata tempel?
Lem bata tempel adalah perekat untuk menempelkan bata ekspos pada dinding. Disebut juga perekat bata tempel atau lem perekat bata tempel.
Apakah Power Stone perlu diaduk?
Tidak. Power Stone berbentuk botol siap pakai. Cukup buka tutup dan seal, lalu langsung gunakan.
Berapa lama waktu perekatan Power Stone?
Perekatan minimal sekitar 1 jam, sedangkan perekatan maksimal sekitar 12 jam. Perekat ini tidak langsung kering, jadi beri waktu sebelum dibebani atau difinishing.
Apakah Power Stone hanya untuk bata tempel?
Tidak. Power Stone juga dapat digunakan untuk batu alam, keramik, dan batu artificial.
Apakah sisa Power Stone bisa disimpan?
Bisa. Tutup botol dengan rapat, lalu simpan untuk dipakai kembali.
Apakah perlu tukang khusus untuk memasangnya?
Tidak. Karena tanpa pencampuran dan cara pakainya sederhana, siapa pun dapat menggunakannya.
Kapan permukaan bata boleh dilapisi coating?
Setelah bata menempel sempurna, yaitu setelah waktu perekatan tercukupi.
Berapa berat satu botol Power Stone?
Sekitar 600 gram per botol.
Kesimpulan
Memilih lem bata tempel yang praktis membuat pekerjaan lebih cepat, bersih, dan tidak merepotkan. Dengan lem perekat Power Stone, Anda cukup membuka botol, melapisi bata, menempelkannya ke dinding, lalu menunggu perekatan bekerja. Tanpa adukan, tanpa berantakan, dan tanpa harus memanggil tukang khusus.
Ingin tahu lebih lanjut tentang Power Stone atau butuh rekomendasi untuk proyek Anda? Hubungi tim Mughni Adhesive sekarang.
